
Tentang SAPA
Sahabat Alam Papua (SAPA) didirikan pada tahun 2015 oleh sekelompok orang Papua yang peduli terhadap keharmonisan kehidupan. Secara kelembagaan, SAPA bekerja sama dengan Masyarakat Adat di Tanah Papua untuk memperkuat posisi serta perlindungan hukum Adat, wilayah, kearifan dan budaya setempat.
Visi
Semua komunitas makhluk di pulau New Guinea hidup bersahaja penuh sukacita.
Misi
Membangun menyeimbangkan interaksi kita dengan semua komunitas makhluk di pulau New Guinea untuk menikmati kehidupan serasi yang bersahaja.
SAPA bekerja bersama komunitas suku di seluruh Tanah Papua melalui proses empat tahap:
- Pemetaan partisipatif wilayah dan penataan profil masyarakat Adat
- Advokasi untuk pengakuan hukum atas wilayah dan penataan Adat
- Perencanaan pembangunan berbasis masyarakat setempat, termasuk pembentukan koperasi Suku dan yayasan Suku
- Penguatan kapasitas para pemimpin Suku dan masyarakatnya



Tujuan Khusus

- Membangun kesadaran bahwa alam semesta menyimpan berbagai misteri hidup dan kehidupannya, baik yang kelihatan maupun tidak kelihatan
- Mengajak masyarakat adat untuk menggali berbagai falsafah untuk dijadikan dasar dalam penataan alam untuk sebuah keseimbangan dalam kehidupan
- Mendorong terbangunnya gerakan penataan alam untuk menjaga keseimbangan alam untuk sebuah harmonisasi kehidupan
- Mendorong pemetaan dan penataan alamyang dilakukan secara swakelola oleh masyarakat adat, berdasarkan falsafah hidup masing-masing komunitas dimana lokasi ditetapkan
Pengurus & Anggota
Sejak tahun 2015, pengurus SAPA telah dipilih melalui Sidang Alam untuk jangka waktu 5 tahun, dan setelah itu dapat dipilih kembali.
Keanggotaan SAPA dari berbagai kalangan: petani, PNS, Mahasiswa, LSM, Akademisi, Politisi, Wartawan, Penulis dan lainnya yang memiliki kepedulian terhadap keseimbangan demi harmoni kehidupan.
Prinsip-prinsip Pengurus SAPA
- Bila kita mengikuti hukum alam (melangkah di belakang hukum alam), maka terciptalah harmoni dalam hidup
- Bila kita mengendalikan hukum alam (di depan hukum alam), maka tercipta situasi kacau-balau
- Kalau kita bersahabat dengan alam, maka tercipta keseimbangan
- Berlawanan dengan alam berarti mati